Amsterdam โ€” Duel sengit Ajax versus PSV Eindhoven di Stadion Johan Cruijff Arena berakhir dengan skor 2-2 dalam laga penutup musim reguler Eredivisie putaran ke-32, Sabtu (2/5/2026). Maarten Paes, kiper asal Indonesia yang merepresentasikan Ajax, kembali menjadi pusat perhatian usai kebobolan dua gol dalam pertandingan yang dramatis ini.

Laga yang berlangsung di Amsterdam membawa latar belakang istimewa: PSV sudah memastikan gelar juara Eredivisie 2025/2026, sedangkan Ajax masih berjuang merebut poin untuk kepentingan klasemen akhir musim. Sejak menit awal, kedua belah pihak langsung menunjukkan intensitas tinggi di tengah tekanan emosional. Namun, mimpi Ajax untuk meraih kemenangan kandang pupus saat pertandingan berhasil disegel dengan skor impas.

Highlights Ajax - PSV | Vriendenloterij Eredivisie
Highlights Ajax - PSV | Vriendenloterij Eredivisie

Jalannya Pertandingan

Ajax menggebrak duluan dengan menciptakan peluang bertubi-tubi di babak pertama. Puncaknya tiba pada menit ke-11 ketika Mika Godts memberikan umpan presisi dari sayap, dan Anton Gaaei berhasil menyambut bola tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol pembuka Ajax ini datang setelah sebelumnya gawang Maarten Paes sudah jebol lebih awal, kurang dari 33 detik pertandingan dimulai โ€” sebuah momen yang kemudian menjadi sorotan tajam analis sepak bola Belanda terhadap performa sang kiper.

Dominasi Ajax berlanjut sepanjang babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 106% berdasarkan data statistik pertandingan. The Lancers menciptakan 13 tembakan, meski hanya 4 diantaranya mengarah ke sasaran. PSV, meskipun bermain tandang, mampu tetap solid di pertahanan dengan bantuan Yarek Gasiorowski dan Ryan Flamingo yang konsisten menghalau setiap serangan.

Babak kedua menjadi ajang transformasi pertandingan. Ajax melakukan serangkaian substitusi untuk memperkuat skuad โ€” Oscar Gloukh dan Sean Steur masuk di menit ke-71, diikuti Rayane Bounida dan Don-Angelo Konadu di menit ke-82. Perubahan taktis ini dimaksudkan untuk menciptakan tekanan lebih, namun PSV berhasil mempertahankan soliditas pertahanannya. Pemain-pemain pengganti Ajax, termasuk Sean Steur yang menerima kartu kuning di menit ke-75, tidak mampu membawa perubahan signifikan di lapangan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Drama final tercipta saat laga memasuki waktu tambahan. Mika Godts, yang sebelumnya memberikan assist untuk Gaaei, kembali menjadi tokoh utama dengan menambahkan gol penyamaan untuk Ajax di menit 90+2. Gol dramatis ini memastikan Ajax tidak pulang dengan tangan kosong, meski Paes dan pertahanan Ajax tetap menerima kritik pedas dari pengamat sepak bola profesional karena kebobolan dua gol di laga penting ini.

Yarek Gasiorowski dari PSV dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 7.9, sementara Ryan Flamingo juga tampil solid dengan rating 7.6. Dari pihak PSV, Myron Boadu yang bermain terbatas hanya 19 menit mampu mencetak satu gol dengan menyelesaikan dua tembakan. Performa Ajax secara kolektif menunjukkan ketidakstabilan di lini belakang, menjadi catatan negatif memasuki lanjutan musim kompetisi eropa.