Arsenal menjamu Fulham dalam lanjutan Premier League pekan ke-35. Meriam London menang dengan skor 3-0 di Stadion Emirates, Sabtu 2 Mei 2026, dengan Viktor Gyokeres mencetak dua gol cemerlang. Kemenangan meyakinkan ini mempertahankan posisi puncak Gunners dengan selisih enam poin dari Manchester City yang masih satu laga tertinggal.
Dominasi Arsenal terlihat sejak menit pertama. Hanya butuh sembilan menit, Gyokeres sudah melesat lebih dulu. Penyerang asal Swedia itu menyambut umpan presisi Bukayo Saka dari sayap kanan dan menjebol gawang Fulham tanpa ampun. Saka, yang baru kembali ke starting XI setelah fase istirahat, langsung menunjukkan tajamnya dengan assist sempurna di pembukaan pertandingan.

Fulham mencoba merespons, tetapi ketika Saša Lukić terkena kartu kuning di menit ke-23 akibat pelanggaran taktis, momentum tim tamu semakin hilang. Arbitrase VAR juga sempat mengganggu ritme Gunners di menit ke-30, saat gol Riccardo Calafiori dianulir karena posisi offside. Namun, Arsenal tidak menyerah dan terus menggebrak pertahanan Fulham yang terlihat rapuh.
Gol kedua tercipta di menit ke-40 ketika Gyokeres membalas kebaikan Saka dengan umpan ke samping. Saka tiba tepat waktu dan menyelesaikan dengan akurat—menggandakan keunggulan Gunners menjelang istirahat. Momentum berlanjut ke babak kedua. Masih dalam ketika penuh energi, Gyokeres mencetak gol ketiga di menit ke-45+4, kali ini dari umpan Leandro Trossard setelah Fulham gagal mengamankan bola di pertahanan.
Dengan skor 3-0, Arsenal bisa lebih tenang mengelola permainan. Mikel Arteta melakukan enam pergantian pemain untuk mengatur energi skuadnya jelang laga semifinal Liga Champions yang tersisa. Gabriel Jesus, Martín Zubimendi, dan pemain lainnya masuk untuk mempertahankan ritme tanpa memberatkan pemain kunci. Fulham, sementara itu, tampak tidak memiliki jawaban untuk taktik rapat dan pressing tinggi yang diterapkan Gunners.

Bukayo Saka dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 9.5. Selain satu gol dan satu assist, winger produktif itu menciptakan ancaman konsisten di sisi kanan setiap kali menyentuh bola, meskipun hanya bermain 45 menit. Gyokeres, dengan dua gol dari empat tembakan tepat sasaran, menunjukkan efisiensi finishing yang mengesankan—rating 8.3. Leandro Trossard juga konsisten dengan satu assist dan empat upaya penembakan, menjadi andalan di sayap kiri (rating 8.0).
Statistik mencerminkan dominasi Arsenal yang total: Gunners menguasai 73 persen bola dan melepaskan 10 tembakan (meski hanya satu tepat sasaran di bawah angka harapan). Sebaliknya, Fulham, dengan 18 tembakan, hanya mampu 9 kali mengarahkan ke gawang—indikasi jelas bahwa tim tamu bermain dalam tekanan sepanjang laga. Arsenal mencuri 4 sudut dan tetap solid di pertahanan dengan hanya 12 pelanggaran dan 1 kartu kuning.
Kemenangan 3-0 ini memperkuat posisi Arsenal di puncak klasemen dengan 76 poin. Jarak enam poin dari Manchester City menjadi bantalan nyaman menjelang pertarungan akhir musim. Lebih penting lagi, performa meyakinkan ini menunjukkan bahwa skuad Mikel Arteta siap berlapis ganda—mengamankan gelar domestik sekaligus mengejar mimpi Liga Champions dengan semifinal masih menunggu. Fulham, sebaliknya, pulang dengan tangan kosong dan terus tertinggal dalam perjuangan tempat-tempat Eropa di musim yang kecewa ini.