Chelsea menutup laga kandang musim ini dengan kemenangan bermakna. The Blues menggebrak Tottenham Hotspur 2-1 di Stamford Bridge pada Selasa malam (19/5/2026), menjaga asa mereka merebut tiket Eropa musim depan sementara Spurs semakin terancam terpuruk ke kejurusan Championship.

Laga ini menjadi penutup pertandingan rumah Chelsea di musim 2025-2026. Sejak menit-menit awal, The Blues menunjukkan dominasi lewat penguasaan bola yang mencapai 88 persen. Namun keunggulan ini baru terwujud dalam bentuk gol pada menit ke-18. Pedro Neto mengumpan dari sayap kanan, dan Enzo Fernández menyambar bola itu dengan sempurna, menjebol gawang Spurs untuk membuat skor 1-0.

Foto: chelseafc.com
Foto: chelseafc.com

Tottenham mencoba bertahan di babak pertama meski kesulitan membangun permainan. Tiga pemain Spurs menerima kartu kuning—Pedro Porro di menit ke-28, Micky van de Ven di menit ke-43, dan Destiny Udogie di menit ke-63—menunjukkan tekanan defensif yang dialami The Lilywhites sepanjang babak pertama dan awal babak kedua.

Jalannya Pertandingan

Babak kedua dimulai dengan Chelsea tetap mengambil inisiatif. Dominasi The Blues berlanjut hingga menit ke-67, ketika Enzo Fernández berhasil melepaskan Andrey Santos di area penalti. Penyerang muda Chelsea itu tidak sia-siakan kesempatan, menjebol gawang Spurs lagi dan membuat skor menjadi 2-0. Keunggulan dua gol membuat Chelsea terlihat akan menang dengan nyaman.

Namun Tottenham tidak menyerah begitu saja. Pada menit ke-69, Ange Postecoglou melakukan triple substitution: James Maddison, Pape Matar Sarr, dan Djed Spence menggantikan pemain-pemain sebelumnya. Perubahan ini segera berbuah hasil. Di menit ke-74, Pape Matar Sarr memberikan umpan kepada Richarlison, yang langsung mengecilkan ketertinggalan menjadi 2-1. Momentum bergeser saat itu, Tottenham tampil lebih agresif mencari penyamaan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Chelsea merespons dengan perubahan skuad juga—Trevoh Chalobah masuk di menit ke-74. Meski Tottenham terus menekan, The Blues berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Tottenham memang berhasil mempersempit jarak, namun tidak cukup untuk mencuri poin dari kandang London Barat.

Enzo Fernández menjadi bintang pertandingan dengan rating 8.6. Gelandang Argentina itu mencetak satu gol dan memberikan satu assist, mengontrol tempo permainan Chelsea dengan sempurna. Andrey Santos juga gemilang di lini belakang dengan rating 8.0 setelah mencetak gol pembeda. Sementara itu, Richarlison dari Tottenham (rating 7.5) menjadi satu-satunya pencerah Spurs dengan golnya di menit ke-74, meski terlambat mengubah hasil.

Kemenangan ini penting bagi Chelsea dalam konteks kompetisi Eropa. Sementara itu, kekalahan membuat posisi Tottenham di papan klasemen semakin genting. Spurs masih berjuang menghindari zona degradasi dengan laga-laga sisa musim yang krusial. Chelsea kini semakin dekat dengan target mereka, sementara Tottenham memerlukan hasil positif di pertandingan-pertandingan mendatang untuk menyelamatkan diri dari jatuh ke divisi kedua Inggris.