Columbus – Minnesota United FC meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Columbus Crew di Lower.com Field, Sabtu (2 Mei 2026) malam. The Loons menampilkan pertunjukan comeback menakjubkan setelah tertinggal jauh di babak pertama, membuktikan semangat juang mereka di ajang MLS musim ini.
Columbus Crew tampil dominan di babak pertama dan berhasil membangun keunggulan dua gol sebelum istirahat. Menit ke-31, Taha Habroune membuka keunggulan dengan memanfaatkan umpan Max Arfsten dari sayap. Keunggulan ditambah Hugo Picard menit ke-56 di awal babak kedua, membuat The Crew terlihat akan meraih tiga poin dengan mudah.

Namun Minnesota United memiliki rencana berbeda. Kurang dari tiga menit setelah gol Picard, Kelvin Yeboah mengurangi ketertinggalan melalui umpan Anthony Markanich Jr. pada menit ke-59. Momentum The Loons terus bergulir saat Yeboah mencetak gol kedua mereka melalui assist Joaquín Pereyra menit ke-66, menyamakan kedudukan 2-2.
Pertandingan mencapai klimaksnya menit ke-74 ketika Anthony Markanich Jr. menjebol gawang Columbus setelah menerima umpan presisi dari Nectarios Triantis, memberikan Minnesota kemenangan 3-2 yang mengejutkan. Gol-gol Minnesota terkonsentrasi di fase kedua pertandingan, menunjukkan perubahan dramatis dalam dinamika laga setelah istirahat.
Kelvin Yeboah menjadi bintang pertandingan dengan rating 8.7, mencetak dua gol dalam 89 menit bermain. Performanya yang mencolok mengubah narasi pertandingan dan membawa Minnesota keluar dari krisis saat tertinggal. Markanich Jr. juga tampil cemerlang dengan rating 8.3, mencetak satu gol dan memberikan satu assist—kontribusi vital dalam comeback yang spektakuler.

Meskipun penguasaan bola Columbus mencapai 85 persen dengan 12 tembakan total, mereka hanya memanfaatkan tujuh tembakan tepat sasaran. Minnesota, sebaliknya, lebih efisien dengan 13 tembakan dan empat mengenai target. Disiplin kartu juga menjadi faktor—Columbus menerima tiga kartu kuning termasuk Max Arfsten menit ke-12 dan Rudy Camacho menit ke-72, sementara Minnesota juga menerima kartu serupa. Pada menit ke-24, Kyle Duncan menerima kartu kuning kedua untuk Minnesota.
Menurut laporan dari dispatch.com, ketinggian pemain menjadi salah satu faktor pengaruh dalam keruntuhan pertahanan Columbus di fase akhir laga. The Crew mengalami kesulitan mengelola tekanan Minnesota di area pertahanan, terutama dalam situasi set piece dan pressing tinggi yang dilakukan tamu.
Kemenangan ini memberikan momentum berharga bagi Minnesota United dalam kompetisi MLS musim 2026, sementara Columbus Crew harus introspeksi setelah membuang keunggulan signifikan. Comeback The Loons akan menjadi pesan keras kepada rival-rival mereka tentang kemampuan bertahan dan mental juang yang dimiliki tim anak asuh mereka.