Napoli meninggalkan Stadio Giuseppe Sinigaglia dengan tangan kosong setelah ditahan Como dengan skor 0-0 dalam laga pekan ke-35 Serie A, Sabtu (2/5/2026). Meskipun mendominasi penguasaan bola hingga 91 persen dan menciptakan peluang lebih banyak, tamu gagal menembus pertahanan tim promosi yang kompak. Hasil seri ini semakin menggerogoti harapan Napoli untuk mengancam keunggulan Inter Milan di puncak klasemen.

Dari awal pertandingan, Napoli berusaha mengatur tempo di kandang Como. Skuad anak asuh Antonio Conte menguasai bola dengan nyaman, namun serangan-serangan mereka tidak mampu menembus celah pertahanan rumah tangga yang solid. Como, di bawah asuhan Cesc Fabregas, memilih strategi bertahan dan siap menunggu peluang untuk mencetak gol di sayap. Pertandingan berjalan dengan cukup tertib di babak pertama, meskipun Napoli menciptakan sejumlah peluang berbahaya yang kurang presisi dalam finishing.

Il Como Inchioda Il Napoli | COMO-NAPOLI 0-0 | HIGHLIGHTS | SERIE A ENILIVE 2025/26
Il Como Inchioda Il Napoli | COMO-NAPOLI 0-0 | HIGHLIGHTS | SERIE A ENILIVE 2025/26

Memasuki babak kedua, intensitas permainan sedikit meningkat. Napoli terus mencoba menekan Como dengan kombinasi umpan pendek yang terukur. Menit ke-60, Kevin De Bruyne dilepas dari lapangan untuk memberikan kesempatan kepada Frank Anguissa, sebuah perubahan taktis yang menunjukkan keinginan Napoli untuk lebih agresif. Namun, substitusi tersebut belum menghasilkan dominasi yang lebih nyata di depan gawang Como. Tendangan dari berbagai sudut datang ke gawang Como, tetapi hanya lima dari 16 tembakan Napoli yang tepat sasaran—sebuah statistik yang mencerminkan ketidakprecisian finishing tamu.

Laga memanas seiring berjalannya waktu. Menit ke-69, Jacobo Ramón dari Como menerima kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukannya. Beberapa menit kemudian, tepatnya menit ke-77, salah satu pemain Como kembali mendapat kartu kuning akibat argumen dengan wasit. Pada menit ke-80, Napoli membuat perubahan signifikan dengan memasukkan Leonardo Spinazzola menggantikan salah satu pemain mereka. Sementara itu, Como juga melakukan sejumlah substitusi defensif untuk mempertahankan hasil seri—Jesús Rodríguez, Álvaro Morata, dan Sergi Roberto dilepas dari bangku cadangan untuk memperkuat pertahanan mereka.

Menjelang penutup pertandingan, Napoli masih mencoba keras mencari terobosan. Matteo Politano menerima kartu kuning di menit ke-89 setelah melakukan pelanggaran, tanda kepanikan tamu yang semakin jelas. Serangan demi serangan Napoli dihentikan oleh bek-bek Como yang sudah jenuh berjuang melawan dominasi. Peluit akhir berbunyi dengan skor masih 0-0, mengakhiri laga yang penuh frustasi bagi Napoli dan kemenangan pertahanan bagi Como.

MILINKOVIC-SAVIC è un muro, POLITANO si ferma sul palo: Como-Napoli 0-0 | Serie A Enilive | DAZN
MILINKOVIC-SAVIC è un muro, POLITANO si ferma sul palo: Como-Napoli 0-0 | Serie A Enilive | DAZN

Sorotan Pertandingan

Jacobo Ramón menonjol sebagai pemain terbaik dengan rating 7.7, bertahan dengan solid selama 90 menit penuh meskipun menerima kartu kuning. Nico Paz juga berkontribusi baik dengan rating 7.5, mencoba memberikan beberapa peluang di area pertahanan Napoli. Di sisi tamu, Kevin De Bruyne sempat menampilkan kontrol bola yang baik sebelum digantikan pada menit ke-60 dengan rating 7.3. Napoli unggul dalam penguasaan bola (91 persen berbanding 57 persen) dan corner kicks (tiga dibanding dua), namun ketidakefektifan di depan gawang membuat dominasi itu tidak terkonversi.

Sesuai laporan Bola.net, hasil imbang ini semakin menggerogoti harapan Napoli untuk mengamankan gelar juara. Napoli kini tertinggal semakin jauh dari Inter Milan setelah kekalahan dan hasil seri beruntun. Kompas.id melaporkan bahwa misi Como untuk naik ke zona Liga Champions pun terhambat, padahal tim promosi ini membutuhkan poin maksimal untuk merebut tiket Eropa. Fabregas dan timnya menunjukkan karakter pantang menyerah dengan menghadang salah satu kontestan juara, tetapi hasil ini juga mengalihkan fokus mereka dari target utama musim ini.

Implikasi klasemen sangat signifikan bagi kedua pihak. Napoli tertinggal beberapa poin dari Inter Milan, yang telah mengunci Scudetto minggu ini. Sementara Como, meski mempertahankan posisi yang layak, masih berjuang untuk memastikan tempat di Liga Champions musim depan. Kedua tim akan kembali berlaga dalam beberapa hari ke depan dengan tekad yang berbeda—Napoli mencari kemenangan untuk mengejar kedudukan terhormat, sementara Como melanjutkan perjuangan untuk meraih tiket Eropa sebagai tim promosi yang mengesankan.