Frankfurt – Mimpi Eintracht Frankfurt untuk mengamankan tiket kompetisi Eropa hancur berkeping-keping setelah menderita kekalahan 1-2 dari Hamburger SV di Deutsche Bank Park. Meski Die Adler unggul lebih dulu melalui Can Uzun di menit 48, tamu-tamu dari Hamburg menunjukkan mental baja dengan membalikkan skor dalam rentang waktu singkat dan meraih kemenangan berharga di putaran 32 Bundesliga, Sabtu (2/5/2026).

Pertandingan dimulai dengan Frankfurt mendominasi lini pertahanan Hamburg sejak awal. Dengan penguasaan bola mencapai 105 persen, Die Adler menciptakan tekanan konsisten, meskipun peluang nyata baru tiba di babak kedua. Barisan menyerang Frankfurt terlihat aktif, namun pertahanan Hamburg di bawah komando Albert Sambi Lokonga tetap solid dan terorganisir dengan baik hingga memasuki fase kedua pertandingan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Gol pembuka datang dari kaki Can Uzun pada menit 48. Penyerang muda Frankfurt itu menyambut umpan terobosan dari Jonathan Burkardt di area penalti dan menjebol gawang Daniel Heuer Fernandes dengan percaya diri. Uzun berpesta ria, mencatat rating sempurna 8.5 dengan empat tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Namun kegembiraan Frankfurt tidak berlangsung lama.

Hanya tiga menit kemudian, pada menit 51, Albert Grønbæk menyamakan kedudukan. Gelandang Hamburg menerima umpan dari Warmed Omari dan melepaskan tembakan yang presisi, memecah pertahanan Frankfurt yang tampak mengalami lapse konsentrasi. Momentum berganti drastis setelah itu, dan tim tamu semakin percaya diri mendominasi permainan hingga akhir babak kedua awal.

Hanya delapan menit setelah gol penyama, pada menit 59, Fábio Vieira menyelesaikan balikkan skor untuk Hamburg menjadi 1-2. Vieira dengan tenang mengonversi umpan kembali dari Grønbæk—yang sekaligus mencatat assist, peran gemilangnya dalam laga ini dengan rating 8.2. Keunggulan Hamburg mulai terasa solid, meski Frankfurt terus menekan hingga detik-detik akhir.

Foto: www.espn.com
Foto: www.espn.com

Pertandingan menjadi semakin bergejolak seiring berjalannya waktu. Kartu kuning berjajar membanjiri lapangan, khususnya untuk pemain Frankfurt yang frustasi tidak bisa merayih hasil positif. Oscar Højlund (menit 52), Rasmus Kristensen (menit 71 dan menit 90+12 dengan kartu merah), Arnaud Kalimuendo (menit 85), Can Uzun (menit 88), dan Jean-Mattéo Bahoya (menit 90+10) masing-masing diganjar kartu disipliner. Hamburg relatif tenang dengan hanya Nicolás Capaldo yang mendapat kartu kuning di menit 88.

Frankfurt merombak skuad mereka dengan enam perubahan sejak menit 61, memasukkan Jean-Mattéo Bahoya, Farès Chaïbi, dan Rasmus Kristensen untuk menambah penyerangan. Kendati perubahan agresif ini, Hamburg tampil lebih kompak di belakang dan mampu mengelola pertandingan dengan matang. Polzin, pelatih tamu, juga melakukan perubahan terukur dengan memasukkan pemain-pemain fresh untuk menjaga energi tim jelang akhir laga.

Kekalahan ini sangat merugikan Frankfurt yang berambisi mengejar tiket Conference League. Menurut Goal dan ligaolahraga.com, Markus Krosche, direktur Frankfurt, mengaku sangat kesal atas kegagalan timnya mempertahankan keunggulan dan menampilkan performa buruk secara keseluruhan. Sementara itu, Albert Riera, pelatih Frankfurt, juga menghadapi kritik dari bekas pemain profesional Maik Franz terkait insiden melibatkan Jonathan Burkardt yang dianggap memalukan.

Di sisi lain, Hamburg meraih tiga poin berharga dalam perjuangan menjauh dari zona degradasi. Daniel Heuer Fernandes, kiper Hamburg, setelah pertandingan menyatakan bahwa timnya sangat pantas meraih kemenangan ini saat bertandang ke Deutsche Bank Park, seperti dilaporkan ligaolahraga.com. Kemenangan ini menunjukkan kehendak survival yang kuat dari The Reds.

Dengan hasil ini, impian Frankfurt untuk mengamankan tiket Eropa semakin tipis menjelang pekan-pekan terakhir musim. Hamburg, sebaliknya, mendapat napas baru dalam usaha keluar dari zona merah klasemen Bundesliga 2025.