Rio Cuarto — Instituto Cordoba menggebrak markas Estudiantes de Rio Cuarto dengan kemenangan meyakinkan 2-0 di Stadion Antonio Candini, Selasa (5/5/2026). Meskipun meraih tiga poin penuh, kemenangan cemerlang itu ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan posisi La Gloria di babak knockout kompetisi Liga Profesional Argentina musim ini.

Dominasi Instituto sudah terlihat sejak menit-menit awal. Hanya butuh 18 menit, Jeremías Lázaro membuka keunggulan tamu dengan menerima umpan matang dari Gastón Lodico. Gol tersebut menjadi momentum untuk skuad tamu, meski permainan Estudiantes tetap berusaha mencari imbal balik di kandang mereka sendiri.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Sebelum laga memasuki istirahat, situasi berubah drastis saat menit ke-24. Gabriel Alanís dari Estudiantes menerima kartu merah langsung, membuat tuan rumah bermain dengan sepuluh pemain selama 66 menit pertandingan tersisa. Kondisi bercerai diri itu membuat Estudiantes semakin sulit membangun serangan terstruktur. Menit ke-36, Sergio Ojeda pun menerima kartu kuning, menambah tekanan mental tuan rumah menjelang babak kedua.

Memasuki babak lanjutan, Instituto melakukan rotasi pemain dengan mengeluarkan Jonathan Galván menggantikan Nicolás Guerra di menit ke-46, sementara Estudiantes membawa masuk Tomás González sebagai pengganti Martín Garnerone. Perubahan itu tidak mengubah dinamika pertandingan; Institut terus menguasai bola dengan penuh percaya diri. Menit ke-63, Jhon Córdoba membuahkan keunggulan kedua setelah menangkap umpan silang dari Jeremías Lázaro, menutup peluang comeback Estudiantes sepenuhnya.

Statistik mencerminkan dominasi tamu yang gamblang. Instituto mencatat 22 tembakan dengan 7 di sasaran, sementara Estudiantes—meski dengan penguasaan bola 96 persen di separuh pertandingan—hanya mampu menghasilkan 9 tembakan dengan 2 sasaran. Bukti nyata dari ketimpangan itu: kedisiplinan Instituto dan efisiensi luar biasa dalam finishing.

Foto: www.youtube.com
Foto: www.youtube.com

Jeremías Lázaro bersinar sebagai pemain terbaik pertandingan dengan rating 8.6, mencetak satu gol dan memberikan satu umpan terobosan dalam 83 menit bermain. Dukungan solid datang dari Giuliano Cerato (7.7) dan Diego Alejandro Sosa (7.6), keduanya membantu menjaga stabilitas pertahanan Instituto sampai peluit akhir. Menit ke-90+3, Ignacio Méndez menerima kartu kuning terakhir yang menutup aksi pertandingan.

Seperti dilaporkan TyC Sports, meskipun meraih kemenangan telak atas León del Imperio, Instituto tetap gagal naik ke peringkat delapan Zona A dan tereliminasi dari kompetisi ini. Hasil imbang atau kekalahan tim lain yang dimadani membuat posisi La Gloria tidak bergeser signifikan di klasemen akhir putaran reguler, menutup mimpi mereka untuk melanjutkan perjalanan ke babak knockout. Kemenangan 2-0 ini menjadi catatan manis dalam pertandingan yang tidak mengubah nasib mereka di turnamen.