FC Dallas membekuk Real Salt Lake dengan skor 3-1 di Toyota Stadium, Frisco, dalam pertandingan Regular Season pekan 13 Major League Soccer (MLS). Tuan rumah menunjukkan dominasi sejak dini dan berhasil mengamankan tiga poin penting dengan performa meyakinkan di depan suporter kandang.

Pertandingan baru berjalan 18 menit, FC Dallas sudah unggul berkat Santiago Moreno. Penyerang Dallas menyambut umpan sempurna dari Petar Musa di sisi kanan area penalti dan menjebol gawang Real Salt Lake tanpa kesulitan. Gol awal itu memberikan kepercayaan diri ekstra bagi skuad tuan rumah untuk terus menekan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Enam menit setelahnya, Dallas semakin melepas ancaman. Kali ini Kaick mencuri poin dengan mencetak gol kedua pada menit 24. Dari umpan yang tidak terlalu presisi, bek berpengalaman itu bereaksi cepat dan menambah keunggulan Dallas menjadi 2-0. Real Salt Lake terlihat tidak mampu menemukan ritme dan terus diguyur serangan lawan dengan 58 persen penguasaan bola di pihak Dallas selama babak pertama.

Babak Kedua: Real Salt Lake Sesumbar Gol, Dallas Tutup dengan Sempurna

Memasuki babak kedua, Real Salt Lake mencoba bangkit dan mengubah arah permainan. Usaha tersebut terbayar pada menit ke-67 ketika Diego Luna berhasil mengurangi ketertinggalan menjadi 2-1. Gol tamu itu sempat memberikan harapan, namun tidak cukup untuk menginspirasi comeback yang lebih besar.

FC Dallas segera merespons dengan melakukan rotasi pemain. Pelatih Dallas memperkenalkan Sam Sarver sebagai substitusi di menit 76, langkah yang terbukti sangat efektif. Substitusi serupa juga dilakukan Sebastien Ibeagha pada menit 88 untuk memperkuat pertahanan menjelang peluit akhir.

Foto: www.fcdallas.com
Foto: www.fcdallas.com

Drama terakhir laga tercipta di menit 90+2 ketika Sam Sarver, yang baru bermain 14 menit, langsung membuat dampak besar dengan mencetak gol ketiga sekaligus gol kemenangan. Sarver memanfaatkan umpan dari Sebastien Ibeagha dengan refleks sempurna, menutup pertandingan dengan 3-1. Meski mendapat kartu kuning di menit 90+3, bintang pengganti Dallas itu berhak dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 7.9.

Kaick juga bersinar dengan rating 7.6 setelah mencetak satu gol dalam 90 menit penuh. Di sisi Real Salt Lake, Diego Luna (7.6) menjadi pemain terbaik dengan kontribusi gol satu-satunya, meski usahanya tidak cukup untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan di kandang lawan. Statistik pertandingan menunjukkan Dallas menghabiskan 11 percobaan menembak dengan 4 tembakan tepat sasaran, sementara Real Salt Lake hanya 9 percobaan dan 2 tepat sasaran.

Kemenangan ini memperkuat posisi FC Dallas dalam klasemen MLS musim 2026, sekaligus memberikan momentum positif menjelang laga-laga berikutnya. Real Salt Lake, di sisi lain, harus segera bangkit dan mencari formula untuk kembali tampil kompetitif di ajang bergengsi ini.