Heerenveen dan Ajax menutup musim dengan hasil imbang 0-0 di Stadion Abe Lenstra pada Minggu, 17 Mei 2026. Laga pekan ke-34 Eredivisie ini menjadi penutup yang berkesan bagi kedua tim, meski dalam cara yang berbeda. Ajax, yang membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions, gagal menembus pertahanan tuan rumah dan berakhir harus berkompetisi di babak play-off Conference League.

Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia yang memperkuat Heerenveen, menjadi pahlawan utama dengan sejumlah penyelamatan cemerlang sepanjang pertandingan. Meskipun tidak sering teruji dalam babak pertama, kiper berusia 23 tahun tersebut menunjukkan konsentrasi penuh dan konsistensi pertahanan rearguard Heerenveen. Tim tuan rumah berhasil membangun blok defensif yang kokoh, membuat Ajax kesulitan menemukan celah untuk mengalirkan bola ke area berbahaya.

Highlights Heerenveen - Ajax | VriendenLoterij Eredivisie
Highlights Heerenveen - Ajax | VriendenLoterij Eredivisie

Ajax mulai menunjukkan dominasi kepemilikan bola sejak menit-menit awal. Dengan penguasaan bola mencapai 116 persen, tim dari Amsterdam menciptakan peluang tapi masih cukup tersebah. Menit ke-26, Jorthy Mokio dari Ajax menerima kartu kuning karena pelanggaran. Situasi semakin tegang ketika Lucas Rosa menerima kartu kedua pada menit ke-58, membuat Ajax bermain dengan skuad yang semakin terbatas di lini tengah.

Tekanan dan Substitusi

Pelatih Óscar García merespons dengan melakukan empat perubahan dalam susunan pemain. Menit ke-69, Rayane Bounida masuk menggantikan Steven Berghuis, diikuti Youri Regeer yang menggantikan Davy Klaassen. Namun, masalah berulang saat Regeer juga menerima kartu kuning pada menit ke-70, sehingga Ajax semakin terhambat dalam menggerakkan permainan kreatif. Menit ke-79, Kasper Dolberg dimainkan sebagai upaya mengubah dinamika serangan, tapi pertahanan Heerenveen tetap setia dengan formasi 4-4-2 yang solid.

Statistik menunjukkan Ajax menembak sebanyak 22 kali, tetapi hanya enam di antaranya tepat sasaran gawang Maarten Paes. Heerenveen lebih efisien dengan 16 tembakan, lima di antaranya mengarah ke target. Kedisiplinan pertahanan Heerenveen didukung oleh penampilan luar biasa Joris van Overeem, yang dinilai 8.7 dan menjadi pemain terbaik pertandingan. Sam Kersten dan Bernt Klaverboer juga mempertahankan rating solid di angka 8.2 masing-masing, memastikan tidak ada celah signifikan di lini belakang.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Hasil imbang ini membawa Ajax ke posisi yang tidak ideal dalam perburuan tempat di kompetisi Eropa musim depan. Tim anak asuh García harus melalui babak play-off Conference League untuk mengamankan tiket Eropa, sementara Heerenveen menyelesaikan musim dengan pertahanan yang stabil. Melalui laporan Goal.com, Ajax sebenarnya cukup membutuhkan satu gol saja untuk menghindari drama play-off, namun kelalaian finishing menjadi penyebab utama. Pekan terakhir Eredivisie 2025-26 ini menjadi catatan pahit bagi skuad Amsterdam, meski perjalanan Eropa masih terbuka melalui jalur play-off yang kompetitif.