AS Roma mengakhiri musim Serie A 2025/26 dengan kepastian yang mereka dambakan. Bertandang ke markas Hellas Verona di Stadio Marcantonio Bentegodi pada Minggu malam (24 Mei 2026, pukul 18.45 WIB), Giallorossi meninggalkan Veneto dengan kemenangan 2-0 yang memastikan finis ketiga dan tiket ke Liga Champions musim depan. Donyell Malen dan Stephan El Shaarawy mencetak gol untuk menyegel drama pencarian slot Eropa yang ketat di penutup musim Serie A.

Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak awal, dengan kartu kuning menghampiri Nicolás Valentini di menit 35. Tepat menjelang babak pertama berakhir, Sandi Lovrić mendapat kartu merah kedua di menit 45+1 setelah foul lagi, meninggalkan Verona hanya dengan sepuluh pemain. Tuan rumah semakin terpukul pada menit 50 ketika Valentini menerima kartu merah langsung, mengecil menjadi sembilan pemain melawan Giallorossi yang semakin mendominasi.

Serie A: Verona vs AS Roma
Serie A: Verona vs AS Roma

Jalannya Pertandingan

Babak kedua dimulai dengan Roma yang sudah superior dari segi jumlah pemain. VAR mengintervensi pada menit 54, memberikan penalti kepada Roma setelah kejadian di area penalti yang melibatkan Jan Ziolkowski. Namun drama berlanjut—Donyell Malen gagal mengubah penalti itu menjadi gol saat kiper berhasil menyelamatkan. Namun setiap cloud punya silver lining; di menit 56, Malen sendiri yang mencetak gol pertama Roma dengan menyambut rebound umpan dari Paulo Dybala. Score menjadi 0-1, dan Verona terus menekan untuk merayakan peluang dalam numerik yang sangat tidak menguntungkan.

Giliran Verona melakukan pergantian pemain untuk mencoba mengubah momentum. Armel Bella-Kotchap dan Moatasem Al-Musrati masuk pada menit 58, diikuti Amin Sarr dan Domagoj Bradarić di menit 70. Akan tetapi, dengan jumlah pemain yang jauh lebih sedikit, upaya Verona untuk mencuri poin hanya sebuah kerinduan. Roma mengelola dengan matang, dan kemenangan sudah terasa di jangkauan.

Penghujung laga menampilkan Roma yang terus merotasi pemain. Manu Koné dan Stephan El Shaarawy turun pada menit 72, mengganti pemain lainnya. Tepat pada menit 90+3, El Shaarawy memustahilkan Verona dengan mencetak gol kedua atas assist Dybala, menutup pertandingan dengan skor akhir 2-0. Lorenzo Montipò di gawang Verona tampil gemilang dengan rating 8.7, menampilkan penyelamatan-penyelamatan mengesankan meski akhirnya tim tuan rumah terpaksa menerima kekalahan.

Foto: football-italia.net
Foto: football-italia.net

Dalam hal statistik, Verona menguasai bola 65% lebih dari Roma, dengan total 19 tembakan meski hanya 7 diantaranya mengarah ke sasaran. Roma lebih efisien dengan 8 tembakan dan 3 diantaranya on target. Paulo Dybala menjadi dalang kesuksesan Roma dengan rating 8.2, memberikan dua assist untuk gol-gol pemenang. Pertandingan yang awalnya diwarnai drama kartu merah berubah menjadi pembuktian efisiensi Roma dalam memanfaatkan keuntungan numerik.

Hasil ini mengakhiri drama pencarian tiket Liga Champions Serie A musim ini. Como menciptakan kejutan besar dengan merebut slot ketiga dari AC Milan, sementara Roma yang tadinya khawatir berhasil mengamankan posisi mereka dengan kemenangan meyakinkan di Verona. Giallorossi kini siap mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Eropa bergengsi di musim 2026/27, membawa kepercayaan diri dari penghujung Serie A yang produktif di bawah bimbingan tactician mereka.