Miami - Inter Miami menelan kekalahan yang cukup mengejutkan saat menjamu Orlando City SC dengan skor 3-4 dalam lanjutan Major League Soccer musim 2026 di Nu Stadium, Minggu (2 Mei) dini hari waktu Indonesia. Meskipun tampil mendominasi di babak pertama dengan tiga gol telak, The Herons justru harus menyerah di penghujung pertandingan setelah kedatangan timbal balik tanpa henti dari rival sekota mereka.

Permainan dimulai dengan sangat menguntungkan bagi tuan rumah. Baru empat menit, Ian Fray sudah membuka keunggulan setelah menerima umpan sempurna dari Telasco Segovia. Momentum terus berpihak kepada Inter Miami. Di menit 25, Telasco Segovia menyamakan gol dengan menyelesaikan assist dari Lionel Messi untuk membuat skor 2-0. Delapan menit kemudian, The Herons menambah keunggulan. Kali ini Messi sendiri yang menjadi pencetak gol, mengonversi umpan dari Luis Suárez menjadi 3-0.

Foto: www.espn.com
Foto: www.espn.com

Situasi berubah drastis menjelang akhir babak pertama. Orlando City mulai menggebrak dengan lebih ganas. Martín Ojeda berhasil menembus pertahanan Inter Miami di menit 39, menerima umpan Justin Ellis untuk membuat skor menjadi 3-1. Momentum pertahanan Miami yang mulai goyah terlihat jelas, ditambah kartu kuning yang terus berjatuhan—Dayne St. Clair bahkan mendapat kartu kuning untuk time wasting di injury time babak pertama.

Babak Kedua: Pesta Gol dan Comeback Menggila Orlando

Setelah istirahat, Inter Miami mencoba mempertahankan keunggulan, namun Orlando City datang dengan semangat luar biasa. Substitusi ganda yang dilakukan oleh pelatih tamu—Eduard Atuesta menggantikan Luis Otávio dan Tyrese Spicer mengambil posisi Tiago—membawa energi baru. Di menit 68, Ojeda mencetak gol kedua setelah menerima umpan dari Adrián Marín, memangkas defisit menjadi 3-2.

Laga kemudian berkembang menjadi ajang tukar tambah gol yang penuh ketegangan. Menit 78, Ojeda kembali mencetak gol dari titik penalti, menyamakan kedudukan 3-3 setelah Messi mendapat kartu kuning karena keluhan kepada wasit. Pertahanan Inter Miami semakin rapuh. Terlepas dari 51 persen penguasaan bola, Miami gagal mengorganisir garis belakang yang terus dikoreksi oleh serangan beruntun lawan. Di injury time, tepatnya menit 90+3, Tyrese Spicer menjebol gawang dengan menyelesaikan umpan dari Braian Ojeda, mengantarkan Orlando City keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.

Foto: www.vavel.com
Foto: www.vavel.com

Pertandingan yang seharusnya menjadi pesta kemenangan untuk Inter Miami berubah menjadi mimpi buruk. Statistik menunjukkan Miami seharusnya bisa menang dengan sembilan tembakan tepat sasaran, namun Orlando justru lebih banyak menggigit dengan 26 total tembakan dan 10 di antaranya sasaran. Tim tamu juga mendapat 10 corner, pertanda serangan mereka terus mendesak.

Dalam laga yang merupakan penampilan ke-100 Lionel Messi bersama Inter Miami, The Magician rating sempurna 10.0 dengan satu gol dan satu assist dari 94 menit bermain. Namun pencapaian tersebut terkalahkan oleh performa menakjubkan Martín Ojeda dari Orlando City, yang juga meraih rating 10.0 dengan tiga gol dari enam tembakan dalam pertandingan yang sama. Rodrigo De Paul untuk Inter Miami juga tampil tangguh dengan rating 8.2, menggunakannya untuk mengontrol lini tengah meskipun upaya tim akhirnya sia-sia.

Menurut laporan Goal.com, kegagalan Inter Miami di kandang barunya—Nu Stadium masih menjadi medan kutukan dengan catatan zero wins dalam empat pertandingan beruntun—kembali menjadi bintang gelap. Momentum negatif ini memaksa The Herons tetap bertahan di posisi kedua klasemen dengan 19 poin dari 11 pertandingan, sementara Orlando City mengambil langkah besar naik ke peringkat yang lebih baik dengan performa mengesankan. Derbi Florida ini menjadi pukulan psikologis bagi skuad Messi menjelang laga-laga kritis mendatang di kompetisi regular season.