Juventus harus puas dengan satu angka kala menjamu Hellas Verona di Allianz Stadium, Turin, Minggu (3/5/2026). Pertandingan pekan ke-35 Serie A Italia itu berakhir dengan skor 1-1, jauh dari ekspektasi tuan rumah yang dijagokan meraih kemenangan penuh menghadapi tim papan bawah yang sudah dipastikan degradasi.
Laga dimulai dengan Juventus langsung menguasai permainan sejak menit-menit awal. Namun, ekspansi di depan tidak efektif. Sebaliknya, Hellas Verona mengambil kesempatan emas di menit 34. Kieron Bowie menerima umpan presisi dari Domagoj Bradarić di sebelah kanan area penalti, kemudian dengan tenang menjebol gawang Juventus untuk membuat skor menjadi 0-1.

Ketertinggalan tersebut memicu reaksi dari Bianconeri. Juventus meningkatkan intensitas serangan, terutama setelah menghadirkan Dušan Vlahović pada babak kedua untuk menggantikan Khéphren Thuram. Dominasi penguasaan bola Juventus yang mencapai 65 persen tidak terkonversi menjadi gol di babak pertama, meninggalkan frustasi di barisan pemain maupun afisiando Bianconeri.
Jalannya Pertandingan
Babak kedua membawa perubahan signifikan. Juventus terus menekan pertahanan Verona dengan serangan-serangan beruntun. Peran substitusi terbukti efektif ketika Vlahović menampilkan sentuhan dingin di menit 62. Tanpa assist dari rekan setimnya, sang penyerang Serbia mengubah permainan dengan menyamakan kedudukan menjadi 1-1, memberikan harapan baru bagi tuan rumah.
Momentum berganti setelah gol Vlahović. Juventus terlihat lebih percaya diri dan menciptakan beberapa peluang berbahaya. Francisco Conceição, yang tampil sebagai salah satu pemain terbaik dengan rating 7.9, melakukan empat percobaan tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran gawang Montipò. Namun, godaan-godaan tersebut gagal dimubazirkan oleh Bianconeri.

Hellas Verona tampil defensif, fokus pada pertahanan lapisan belakang untuk mengamankan poin berharga dari markas lawan. Kiper Lorenzo Montipò menjadi pemain terbaik laga dengan rating 8.5, menunjukkan performa gemilang dalam mengamankan gawangnya dari serangan-serangan gencar Juventus. Dengan penguasaan bola hanya 63 persen dan hanya tujuh tembakan total, Verona membuktikan bahwa strategi konter dan disiplin defensif bisa menjadi senjata efektif.
Pertandingan semakin keras menjelang penutupan dengan beberapa substitusi dilakukan kedua belah pihak. Sejumlah kartu kuning diberikan berkat foul-foul keras yang terjadi di lapangan. Upaya terakhir Juventus melalui Jérémie Boga dan Teun Koopmeiners tidak membuahkan hasil. Wasit menandakan akhir pertandingan pada menit 90+6, meninggalkan Juventus dengan keputusan pahit ketika menghadapi tim yang sedang berjuang menghindari kehancuran musim ini.
Hasil seri ini mengecewakan ambisi Juventus untuk naik ke peringkat tiga klasemen sementara Serie A. Bianconeri kini terperangkap di zona empat besar dengan poin yang tidak bertambah signifikan, sementara Hellas Verona tetap di jajaran terbawah klasemen dengan nasib degradasi yang sudah pasti. Laga berikutnya, Juventus akan bertamu ke markas lawan, melanjutkan misi mengamankan tempat di kompetisi Eropa musim depan.