Palma de Mallorca – RCD Mallorca akan menjamu Real Oviedo dalam pertandingan penutup musim reguler La Liga 2025/26 pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 22.00 WIB di Estadi Mallorca Son Moix. Duel ini bukan sekadar laga biasa – kedua tim berada dalam situasi genting, dengan perjuangan sengit untuk menyelamatkan diri dari kengerian degradasi musim depan.
Mallorca datang dengan posisi sedikit lebih aman dibandingkan tamunya. Dengan selisih gol yang lebih baik dan 10 poin lebih unggul dari Oviedo yang kini menempati papan bawah klasemen, Mallorca memiliki sedikit udara untuk bernapas. Namun, kondisi terkini sama sekali tidak menenangkan. Dalam lima pertandingan terakhir, tim asuhan Martín Demichelis hanya mencatat satu imbang – sisanya kalah berat. Kekalahan 2-0 dari Levante di kandang lawan pada 17 Mei lalu menambah beban mental mereka. Pertandingan itu juga meninggalkan jejak negatif: Johan Mojica meraih kartu merah menit ke-86, memaksa belakang Mallorca tampil dengan pemain berkurang.

Sebelum jatuh ke Levante, Mallorca juga gagal di markas Getafe dengan skor 1-3, dengan Omar Mascarell satu-satunya pencetak gol mereka. Satu-satunya cahaya dalam tiga pertandingan terakhir adalah imbang 1-1 melawan Villarreal di rumah, berkat gol Vedat Muriqi di babak pertama. Ini menunjukkan bahwa meskipun benteng Son Moix lebih kuat secara statistik (DDWWW dalam lima laga kandang), kepercayaan diri telah terkikis cukup dalam.
Real Oviedo hadir dalam kondisi jauh lebih memprihatinkan. Tim tamu telah menjalani musim mimpi buruk dengan pencapaian negatif di hampir setiap metrik – selisih gol minus 31, posisi juru kunci, dan catatan tandang yang sangat mengerikan. Lima laga terakhir mereka: empat kekalahan dan satu imbang. Pertandingan terbaru, kekalahan 1-0 di kandang sendiri dari Alaves pada 17 Mei, menunjukkan inkonsistensi yang fatal. Sebelumnya, mereka juga ditaklukkan 0-2 oleh Real Madrid, sebuah kekalahan yang mengungkap keterpurukan defensif mereka saat menghadapi tim-tim kuat.
Satu-satunya tanda harapan Oviedo adalah imbang tanpa gol melawan Getafe di markas sendiri pada 10 Mei. Namun, catatan tandang mereka jauh lebih suram – LLWLD dalam lima pertandingan terakhir tandang. Ini berarti Mallorca memiliki statistik historis yang berbicara jelas: mengatasi tim tamu yang sangat lemah di wilayahnya sendiri adalah peluang besar.

Model prediksi memberikan Mallorca kepercayaan 52 persen untuk meraih kemenangan, dengan Oviedo hanya 20 persen. Imbang diunggulkan 28 persen – angka yang cukup wajar mengingat ketidakpastian kedua tim secara keseluruhan. Skor yang paling mungkin adalah 1-0 untuk tuan rumah, sebuah kemenangan tipis yang cukup untuk mengamankan posisi mereka. Peluang kedua tim mencetak gol (BTTS) hanya 32 persen, mencerminkan kesulitan ofensif kedua belah pihak – Oviedo hampir tidak mencetak gol pada laga terakhir, sementara Mallorca juga kesulitan konsistensi penyerangan.
Tanpa kehadiran Johan Mojica di lini pertahanan kiri Mallorca, taktik permainan mereka akan bergeser. Mojica meraih hukuman skorsing setelah kartu merah melawan Levante, memaksa Demichelis merancang ulang formasi defensif. Di sisi serangan, Vedat Muriqi menjadi harapan utama, dibantu Omar Mascarell dan Samú Costa yang telah menunjukkan konsistensi di garis depan dalam beberapa laga terakhir.
Mallorca memiliki keunggulan kandang yang nyata, catatan pertahanan yang lebih rapat, dan lawan yang sedang dalam krisis kepercayaan diri. Prediksi kami adalah Mallorca bakal menutup musim dengan kemenangan tipis 1-0, cukup untuk mengkonsolidasikan posisi mereka dan meninggalkan Oviedo pada jarak yang lebih aman untuk zona degradasi – meski perjuangan Bianconegri untuk keselamatan musim depan tetap akan menegang hingga hitungan hari terakhir musim.