Manchester United berhasil memetik tiga poin berharga dengan menang tipis 3-2 atas Nottingham Forest di Old Trafford, Minggu (17/5/2026). Laga pekan ke-37 musim regular ini penuh drama, dengan kedua tim saling silang bola gol dan menciptakan pertandingan yang menghibur penonton di stadion legendaris itu. Kekalahan semula tidak memandang Nottingham Forest, namun akhirnya Setan Merah menutup laga dengan skor 3-2 sekaligus memastikan finis ketiga di klasemen akhir Premier League musim ini.

Pertandingan berlangsung dengan ritme cepat sejak awal. Hanya butuh lima menit, Luke Shaw membuka keunggulan untuk Manchester United dengan sundulan keras yang sulit diantisipasi kiper Nottingham Forest. Gol awal ini membuat Setan Merah tampil percaya diri, mendominasi penguasaan bola dengan persentase 77 persen sepanjang laga dan menciptakan beberapa peluang emas di paruh pertama.

Premier League: Manchester United vs Nottingham Forest
Premier League: Manchester United vs Nottingham Forest

Namun Nottingham Forest tidak menyerah begitu saja. Menit 53, timbal balik datang setelah Morato menerima umpan sempurna dari Elliot Anderson dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum seakan berpihak pada tamu, tetapi Manchester United merespons cepat dua menit kemudian. Matheus Cunha menjebol gawang untuk membuat skor 2-1 di menit 55, dan keputusan VAR mengkonfirmasi gol tersebut sah setelah pengecekan singkat.

Babak Kedua: Setan Merah Amankan Kemenangan

Perubahan substansial terjadi saat memasuki fase akhir laga. Nottingham Forest melakukan tiga substitusi sekaligus di menit 70—mengeluarkan Taiwo Awoniyi, Dilane Bakwa, dan Ibrahim Sangaré—dalam upaya menyegarkan lini tengah dan mencari kombinasi serangan baru. Strategi ini terbukti berhasil memberikan tekanan tambahan, meski Manchester United tetap menguasai permainan dengan dominasi dan penciptaan peluang.

Menit 76, Bryan Mbeumo memastikan keunggulan Setan Merah dengan menerima umpan presisi dari Bruno Fernandes dan memasukkan bola ke sudut gawang untuk skor 3-1. Assist Fernandes ini menandai pencapaian istimewa bagi kapten Manchester United, yang kini menyamai rekor jumlah assist di Premier League musim ini. Hanya dua menit kemudian, Nottingham Forest kembali mencetak gol lewat Morgan Gibbs-White setelah menerima umpan dari Anderson di menit 78, membuat skor menjadi 3-2 dan menambah ketegangan di sisa-sisa waktu normal.

Foto: nytimes.com
Foto: nytimes.com

Nottingham Forest berusaha keras mencari gol penyama, dengan beberapa peluang tercipta melalui terobosan cepat. Namun pertahanan Manchester United berhasil bertahan, dibantu oleh kontrol tempo yang baik dan substitusi bertahap di menit 80 ketika Setan Merah memasukkan Patrick Dorgu, Joshua Zirkzee, dan Mason Mount untuk mengamankan hasil. Kartu kuning terbang ke arah Casemiro (menit 78), Luke Shaw (menit 90+3), dan Elliot Anderson (menit 90+4), menandai intensitas fisik pertandingan yang tinggi hingga peluit akhir.

Performa cemerlang datang dari Elliot Anderson yang dinobatkan sebagai pemain terbaik laga dengan rating 9.0. Gelandang Nottingham Forest ini memberikan dua assist yang mengubah ritme pertandingan meskipun timnya akhirnya gagal meraih poin. Sementara itu, Bruno Fernandes (rating 8.3) dan Matheus Cunha (rating 8.3) juga menampilkan permainan kuat untuk Manchester United, dengan Cunha mencetak satu gol dari satu kesempatan yang didapat.

Kemenangan ini sarat makna bagi Manchester United di penghujung musim. Menurut laporan Bola.net dan Detik Sport, pencapaian ini memastikan Setan Merah finis di posisi ketiga klasemen akhir Premier League, sementara Bruno Fernandes menyamai rekor assist musim ini. Kekalahan Nottingham Forest justru diwarnai kontroversi VAR terkait keputusan gol—seperti dilaporkan Bola.net, eks wasit Premier League menyatakan salah satu gol seharusnya dianulir—namun keputusan final tetap menguntungkan tuan rumah.

Pelatih Michael Carrick kemudian angkat bicara usai laga, membuka suara terkait status permanennya di klub setelah serangkaian pencapaian solid di akhir musim ini. Momentum positif ini akan menjadi fondasi Manchester United memasuki musim depan, dengan squad yang terus berkembang dan kultur kemenangan yang dibangun dari hasil-hasil gemilang seperti ini di Old Trafford.