Pamplona — Duel penuh tekanan di Estadio El Sadar berakhir dengan kemenangan Espanyol 2-1 atas Osasuna dalam pekan ke-37 La Liga, Minggu (18 Mei 2026). Hasil ini menyelamatkan Periquitos dari ancaman zona merah, sementara tuan rumah tetap dalam ketegangan klasemen jelang laga terakhir musim ini.

Espanyol mencetak gol pertama mereka lebih dulu saat pertandingan baru berjalan 27 menit. Carlos Romero, yang kemudian dinobatkan sebagai pemain terbaik dengan rating 9.7, melepaskan tembakan keras yang menembus pertahanan Osasuna tanpa bantuan assist. Gol ketika pertandingan masih muda tersebut membuat tamu langsung mendapat keunggulan, sementara Osasuna harus bermain sambil mengejar ketertinggalan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Namun keuntungan Espanyol tidak bertahan lama. Tepat setelah babak kedua dimulai, menit ke-49, Victor Muñoz menyamakan kedudukan atas umpan Enzo Boyomo dari sisi pertahanan. Gol ini mengubah momentum pertandingan drastis dan membangkitkan semangat tuan rumah yang tengah mempertahankan harapan bertahan. Dengan penguasaan bola 68 persen, Osasuna memang tampak lebih agresif, meski efisiensi finishing mereka tetap jadi masalah utama—hanya 3 dari 7 tembakan mengenai target.

Espanyo tidak menyia-nyiakan peluang emas itu. Hanya empat menit kemudian, menit ke-53, Kike García membobol gawang Osasuna setelah menerima umpan Tyrhys Dolan. Gol kedua Espanyol ini menjadi pukulan telak bagi tuan rumah dan praktis memastikan tiga poin untuk tamu. Meski Osasuna terus mencari gol penyamai di babak akhir dengan melakukan enam pergantian pemain sejak menit ke-58, mereka tidak lagi mampu menembus pertahanan Espanyol yang solid.

Statistik pertandingan menunjukkan kontras tajam antara dua tim. Osasuna memang menguasai bola dengan persentase 68 persen dan menyudutkan lawan dengan 7 tendangan pojok, namun Espanyol lebih efisien dengan 8 tembakan tepat sasaran dari total 21 usaha. Sebaliknya, tuan rumah hanya mampu 3 tembakan akurat dari 7 percobaan. Kartu kuning juga cukup tersebar—Espanyol membawa pulang 2 kartu untuk Pol Lozano (menit 11) dan Antoniu Roca (menit 90 karena tripping), sementara Osasuna menerima 2 kartu untuk Aimar Oroz (substitusi, menit 58) dan Iker Muñoz (menit 83).

Foto: bbc.com
Foto: bbc.com

Performa individu Carlos Romero mencuri sorotan sebagai pelopor kemenangan. Penyerang Espanyol itu tampil luar biasa efisien dengan 100 persen akurasi—kedua tembakannya mengarah ke gawang, satu membuahkan gol. Victor Muñoz juga patut diapresiasi dengan rating 8.5 untuk Osasuna, meski upayanya sendiri tidak mampu menyelamatkan tim dari kekalahan. Kiper Espanyol Marko Dmitrović turut memberikan kontribusi solid dengan rating 7.2 meskipun tidak banyak dijajaki dalam pertandingan ini.

Sesuai dilaporkan Bola.net, kemenangan ini secara resmi mengamankan Espanyol di Liga Spanyol musim 2026—Periquitos lolos dari jerat degradasi. Sebaliknya, nasib Osasuna masih terancam. Tuan rumah tetap dalam perjuangan sengit menghindari zona degradasi menjelang pertandingan terakhir, dan laga kandang yang seharusnya jadi benteng justru berubah menjadi medan yang mengecewakan.

Hasil ini menutup perjalanan panjang kedua tim di musim 2025–26 dengan kisah yang jauh berbeda. Espanyol berhenti dari terjebak dan merayakan keselamatan, sedangkan Osasuna harus memasuki pekan penutup dengan tekanan maksimal untuk mengejar poin dan menjaga status mereka di Liga Spanyol musim depan.