Dallas — Spanyol melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0 di babak 16 besar, Senin malam waktu setempat. Gol dramatis datang dari Mikel Merino pada menit 90+1 di AT&T Stadium, memecah kebuntuan pertandingan yang berlangsung ketat selama 90 menit penuh. La Furia Roja berhasil mengamankan tiket lanjutan, sementara anak asuh Fernando Santos harus meninggalkan Piala Dunia dengan kepala tertunduk.

Pertandingan antara dua tim Eropa yang penuh dengan sejarah ini berjalan dalam nuansa pertahanan yang solid dari kedua belah pihak. Portugal, yang hadir dengan semangat untuk membawa Cristiano Ronaldo lebih jauh di kompetisi internasional, justru harus bermain dengan 10 pemain saat pertandingan memasuki injury time setelah Bernardo Silva dan Renato Veiga menerima kartu kuning beruntun di menit 89 dan 90+4. Momentum berubah total saat Merino, pemain pengganti yang baru masuk di penghujung pertandingan, memaksimalkan umpan silang Ferran Torres untuk menjebol gawang Diogo Costa.

Foto: detik.com
Foto: detik.com

Jalannya Pertandingan

Spanyol mendominasi kepemilikan bola dengan 56 persen, namun Portugal mempertahankan pertahanannya dengan disiplin tinggi. Sebagian besar upaya menyerang La Furia Roja berakhir sia-sia di depan gawang—dari 15 tembakan total, hanya enam mengarah ke gawang Diogo Costa. Kiper Portugal tersebut menunjukkan performa solid dengan rating 7.3, berhasil menghalau serangan-serangan berbahaya Spanyol hingga pertandingan memasuki fase akhir.

Portugal fokus pada pertahanan kompak dan transisi cepat melalui Ronaldo. Striker legendaris berusia 41 tahun itu jarang mendapat ruang gerak yang nyaman, dikawal ketat oleh pertahanan Spanyol yang dimotori Rodri. Gelandang Manchester City tersebut memainkan peran penting dalam mengontrol tempo, bermain penuh 97 menit dengan rating 7.5. Taktik Portugal untuk menunggu peluang kontra justru menjadi fatal ketika kedalaman skuad mereka habis setelah penggantian pemain berlapis di menit 56, 71, 83—sementara Spanyol, dengan bangku cadangan yang dalam, tetap segar menjelang akhir pertandingan.

Substitusi menjadi faktor penentu. Portugal melakukan lima penggantian untuk memperkuat serangan dan pertahanan, termasuk masuknya João Félix dan Pedro Neto. Namun, Spanyol merespons dengan perubahan strategis sendiri—Alex Baena masuk di menit 75, kemudian Pedri dan Dani Olmo di menit 85 untuk menjaga kontrol. Merino, yang baru turun bermain di akhir pertandingan, justru menjadi pilihan yang tepat sasaran. Dengan energi segar dan konsentrasi penuh, dia hanya membutuhkan beberapa sentuhan untuk menjadi pahlawan.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Sepanjang 90 menit regulasi, gawang kedua tim hampir tidak terguncang. Posisi defensif Portugal terus bertahan meski menderita cedera ruhani dengan kartu kuning yang diterima. Insting survival mereka justru luntur saat menit berganti menjadi 90+1—ketika Ferran Torres melintirkan bola ke tepi kotak penalti, Merino dengan tenang menyelesaikannya dengan sundulan yang presisi. Perjalanan Ronaldo dan Portugal di Piala Dunia 2026 berakhir dalam sekejap.

Statistik pertandingan mencerminkan dominasi Spanyol di lapangan. Mereka mencatat tujuh corner dibanding tiga milik Portugal, dengan foul yang relatif seimbang (13 lawan 9). Namun, efisiensi finishing Spanyol yang akhirnya membuat perbedaan. Oyarzabal, top scorer Spanyol dengan lima gol dalam turnamen, tidak bermain sejak awal; Merino yang masuk sebagai alternatif malah mencuri pencahayaan.

Spanyol kini bersiap menghadapi Belgia di babak perempat final, dengan momentum penuh setelah kemenangan meyakinkan melawan Austria dan kemenangan tipis ini. Portugal, dengan karirnya yang cemerlang di turnamen ini termasuk kemenangan 5-0 atas Uzbekistan, pulang dengan kepala tertunduk. Cristiano Ronaldo, yang bermain seluruh 97 menit, meninggalkan lapangan dengan nasib yang telah ditentukan—perjalanan Piala Duniannya, mungkin yang terakhir, berakhir di babak 16 besar setelah era panjang berkompetisi di level tertinggi internasional.