Balikpapan โ€” PSM Makassar memastikan diri semakin aman dari ancaman degradasi dengan mengalahkan Bhayangkara FC 2-1 di Stadion Batakan, Senin (4 Mei 2026). Juku Eja meraih tiga poin berharga dalam lanjutan reguler pekan ke-31 Super League, memperlebar jarak dengan zona merah yang semakin jauh di belakang.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit-menit awal. Bhayangkara FC, The Guardian dari Jakarta, tampil agresif untuk merebut inisiatif, meski PSM Makassar mencoba mengontrol permainan dengan dominasi penguasaan bola. Namun kedisiplinan menjadi masalah bagi tamu โ€” Ginanjar Wahyu menerima kartu kuning di menit ke-12, diikuti Teuku Ichsan yang juga mendapat peringatan sama pada menit ke-39. Tekanan defensif PSM berhasil membuat The Guardian kesulitan membangun serangan terstruktur di paruh pertama.

Foto: detik.com
Foto: detik.com

Dramanya datang di kompetisi akhir babak pertama. Menit 45+4, Bernard Doumbia menyambut umpan presisi Firza Andika dari sayap dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ketika laga hampir berakhir itu memberikan moral boost signifikan bagi Bhayangkara FC memasuki babak kedua.

Babak Kedua: PSM Kembali Unggul

Memasuki separuh kedua, PSM Makassar langsung menggebrak dengan intensitas tinggi. Tuan rumah berhasil membalikkan skor dan melampaui Bhayangkara FC sebelum tim tamu sempat menyesuaikan strategi. Kemenangan 2-1 final score membuktikan Juku Eja mampu mengatasi keuletan The Guardian di laga yang penuh tantangan ini.

Substitusi massif dilakukan kedua tim untuk mengubah dinamika pertandingan. Bhayangkara melakukan perubahan pada menit 46 dengan memasukkan Dendi Sulistyawan dan Wahyu Subo Seto, kemudian Putu Gede Juni Antara di menit ke-57 untuk mencari momentum serang. Namun upaya penggantian pemain tidak mampu menghasilkan penetrasi efektif yang mengkhawatirkan PSM.

Foto: bola.net
Foto: bola.net

Dengan penguasaan bola mencapai 92 persen, PSM Makassar mendominasi pertandingan secara keseluruhan. Catatan statistik menunjukkan Juku Eja menciptakan 10 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, lebih solid dari Bhayangkara FC yang hanya menghasilkan 5 tembakan dengan 2 akurat. The Guardian memang lebih produktif dari sudut โ€” menguasai 6 corner versus 4 milik PSM โ€” tetapi tidak berhasil dikonversi menjadi peluang berbahaya.

Kemenangan ini membawa PSM Makassar semakin dekat dengan jaminan selamat dari degradasi. Menurut laporan Bola.com, Juku Eja kini memiliki jarak yang nyaman dengan zona bahaya dan berpotensi mengamankan status mereka dengan performa solid di sisa pertandingan musim ini. Sementara itu, Bhayangkara FC masih dalam mode mencari konsistensi โ€” seperti dilaporkan Detik Sport, The Guardian tengah berada dalam tren negatif dan membutuhkan kemenangan segera untuk stabilisasi posisi klasemen mereka.

Laga pekan ke-31 ini menjadi poin penting bagi PSM dalam perjalanan menuju ketenangan di papan klasemen. Juku Eja kini siap menatap pertandingan-pertandingan mendatang dengan kepercayaan diri lebih tinggi, sementara Bhayangkara FC harus bangkit dan fokus pada laga-laga sisa untuk memperbaiki pencapaian mereka di ajang Super League 2025-2026.