Seville — Real Betis mencuri perhatian dengan performa dominan saat mengalahkan Real Oviedo 3-0 di Estadio de la Cartuja pada pekan ke-34 La Liga, Minggu (3/5/2026). Kemenangan telak ini memastikan Los Verdiblancos tetap memburu tiket zona Eropa seiring berjalannya musim reguler semakin menjelang akhir.

Betis tidak membuang waktu untuk membuka keran gol. Menit ke-22, Cucho Hernández menyambut umpan Pablo Fornals dari sisi kanan dan dengan tenang menjebol gawang Oviedo untuk memberi tuan rumah keunggulan 1-0. Penyerang berusia 27 tahun itu terus menunjukkan performa meyakinkan di depan gawang, mencuri-curi ruang untuk mencetak.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Momentum berlanjut menjelang akhir babak pertama. Menit ke-45, Abde Ezzalzouli menambah keunggulan Betis menjadi 2-0 setelah menerima umpan silang dari Antony. Gol ini membuat skuad anak asuh Manuel Pellegrini pergi ke ruang istirahat dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Oviedo tampak kesulitan membaca ritme pertandingan.

Babak kedua dimulai dengan Betis yang terus mengontrol jalannya laga. Dengan penguasaan bola mencapai 81 persen, tuan rumah berhasil mengatur tempo sesuai keinginan. Upaya Oviedo untuk bangkit terasa minim, pertahanan mereka kerap kali kacau menghadapi serangan tiba-tiba dari sayap kanan Betis.

Puncak kemenangan datang di menit ke-58 ketika Cucho Hernández mencetak gol keduanya malam ini. Kali ini, Cucho Hernández menerima umpan dari Abde Ezzalzouli dan dengan eksekusi sempurna mengoyak jala Oviedo untuk membuat skor menjadi 3-0. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan Betis dan mengakhiri harapan sang tamu untuk comeback.

Foto: www.espn.com
Foto: www.espn.com

Cucho Hernández menjadi pemain terbaik di lapangan dengan rating 9.0, mencatatkan dua gol dari tiga tembakan yang tepat sasaran dalam 81 menit bermain. Peran Abde Ezzalzouli juga tidak kalah penting dengan rating 8.7, menyumbang satu gol dan satu assist dalam waktu penuh. Sementara kiper Álvaro Valles mempertahankan gawangnya dengan rating 8.2 meski Betis sudah unggul jauh di akhir pertandingan.

Menjelang penutup laga, Pellegrini melakukan beberapa rotasi pemain dengan mengganti Antony, Giovani Lo Celso, dan Sofyan Amrabat untuk menjaga kondisi fisik jelang laga-laga krusial berikutnya. Gol tanpa kebobolan ini menunjukkan konsistensi pertahanan Betis yang penting dalam perburuan posisi lima besar La Liga musim ini.

Menurut laporan Media Indonesia, kemenangan ini juga menciptakan rekor spesial bagi Manuel Pellegrini sebagai pelatih ketiga yang mampu mengalahkan 40 tim berbeda di kompetisi La Liga sepanjang karir melatihnya. Pencapaian ini menegaskan pengalaman dan kedalaman pengetahuan taktik sang strategist dalam mengelola pertandingan-pertandingan berskala besar.