San Jose Earthquakes dan Vancouver Whitecaps berbagi poin dalam laga sengit pekan ke-12 MLS 2026 di PayPal Park, Minggu (10/5). Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 setelah masing-masing tim berhasil menembus gawang lawan. Meski tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui Preston Judd di menit awal, tamu dengan penguasaan bola dominan berhasil menyamakan kedudukan lewat Sebastian Berhalter di babak kedua.

Duel puncak klasemen Wilayah Barat ini dimulai dengan serangan kilat San Jose Earthquakes. Hanya empat menit pertandingan berlangsung, Preston Judd sudah menjebol gawang Vancouver setelah menerima bola di area penalti. Gol cepat itu memberikan keuntungan psikologis bagi tuan rumah di markas mereka sendiri. Namun, keunggulan tersebut tidak membuat San Jose bisa rileks.

Foto: goal.com
Foto: goal.com

Vancouver Whitecaps terus menekan pertahanan Earthquakes dengan kombinasi permainan yang teratur. Penguasaan bola 71 persen milik tamu menunjukkan dominasi yang jelas di lapangan, sementara San Jose hanya mampu menguasai 29 persen. Meski demikian, pertahanan tuan rumah berhasil bertahan hingga akhir babak pertama tanpa kebobolan lagi. Pertandingan berjalan dengan ketegangan tinggi, ditandai dengan beberapa peringatan kartu kuning untuk kedua belah pihak—Ronaldo Vieira dan Benjamin Kikanović mendapat kartu kuning di sisi San Jose.

Berhalter Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Vancouver Whitecaps semakin agresif mencari gol penyeimbang. Pelatih tamu melakukan perubahan dengan memasukkan Cheick Tidiane Sabaly di menit 46 untuk memperkuat serangan. Permainan terus bergerak ke depan dengan Whitecaps menciptakan peluang-peluang berbahaya. Momentum itu akhirnya membuahkan hasil di menit 76 ketika Sebastian Berhalter berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut merupakan puncak dari dominasi Vancouver yang terus mengalun sejak pertandingan dimulai.

Setelah tercemar 1-1, permainan semakin seru dengan kedua tim berjuang keras meraih kemenangan. San Jose melakukan beberapa perubahan taktis dengan memasukkan Paul Marie, Ousseni Bouda, dan Jamar Ricketts pada babak kedua untuk menambah daya serang. Sementara Vancouver juga menggerakkan cadangan dengan membawa Bruno Quiñonez dan Jeevan Badwal. Intensity pertandingan meningkat dengan Sebastian Berhalter menerima kartu kuning di menit 55, dan Jack Skahan dari San Jose juga melihat kartu kuning di menit 79. Namun, tidak ada lagi gol yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi.

Foto: en.as.com
Foto: en.as.com

Statistik pertandingan menunjukkan bagaimana Vancouver Whitecaps mendominasi tanpa bisa mengubah keunggulan itu menjadi kemenangan. Tamu mencatat 16 tembakan dengan lima mengenai sasaran, jauh lebih banyak dibanding San Jose yang hanya tujuh tembakan dengan tiga tepat sasaran. Sudut tendangan Vancouver juga lebih banyak dengan empat kali, sementara tuan rumah dua kali. Kedua tim melakukan banyak pelanggaran—San Jose 14 dan Vancouver 15—mencerminkan pertandingan yang keras dan penuh kontak fisik.

Sebastian Berhalter tampil memukau dengan rating 7,9, menjadi pemain terbaik di lapangan sekaligus mencetak satu gol dalam 94 menit bermain. Prestasinya didukung tiga tembakan dengan satu mengenai sasaran. Preston Judd dari San Jose juga impresif dengan rating 7,6 setelah mencetak gol pembuka dan mencatat dua tembakan tepat sasaran dari total tiga percobaan. Sementara Andrés Cubas dari Vancouver turut bersinar dengan rating 7,5 meskipun belum tercatat gol maupun assist.

Hasil imbang ini membuat persaingan puncak klasemen Wilayah Barat semakin ketat antara kedua tim. San Jose Earthquakes dan Vancouver Whitecaps sama-sama mengamankan satu poin dari pertandingan ini, meski masing-masing klub mungkin berharap bisa meraih tiga poin penuh. Laga selanjutnya akan menjadi kesempatan emas kedua tim untuk melanjutkan perburuan posisi puncak dan menunjukkan konsistensi mereka di sisa musim reguler MLS 2026.