Sassuolo vs Lecce tuntas dalam lanjutan Serie A 2025/2026 pekan 37 dengan skor akhir 2-3 untuk keuntungan tamu. Di MAPEI Stadium – Città del Tricolore, I Neroverdi yang mendominasi penguasaan bola 74 persen terpaksa menelan kekalahan dramatis karena ketidakmampuan menutup pertahanan yang timpang akibat absennya bek kunci Jay Idzes. Lecce, meski dengan kepemilikan bola hanya 26 persen, berhasil memanfaatkan peluang terbatas dengan efektif dan mencuri kemenangan penting dalam konteks penyelamatan zona degradasi.

Babak pertama berlangsung penuh kejutan. Menit ke-14, Walid Cheddira membuka skor untuk Lecce tanpa umpan terusan, menunjukkan ketajaman depan tamu sejak awal. Hanya enam menit kemudian, Sassuolo langsung menyamakan kedudukan lewat Armand Laurienté yang menyambut umpan sempurna dari Pedro Felipe di sayap. Namun momentum itu tak bertahan lama. Menit ke-25, Cheddira kembali menggila di depan gawang, kali ini menerima umpan dari Lameck Banda untuk membuat skor menjadi 1-2 bagi Lecce. Semangat I Neroverdi tergoyahkan lebih parah saat menit ke-28 ketika Kristian Thorstvedt dianulir VAR karena posisi offside, sebuah pukulan psikologis bagi tim rumahan yang mencoba melakukan comeback.

Serie A: Sassuolo vs Lecce
Serie A: Sassuolo vs Lecce

Sassuolo berusaha keras di babak kedua dengan menggerakkan sejumlah substitusi taktis pada menit ke-63, melepas M'bala Nzola dan Nemanja Matić untuk menambah napas penyerangan. Perubahan tersebut mulai menunjukkan hasil. Menit ke-82, Andrea Pinamonti menyamakan kedudukan 2-2 setelah menerima umpan lateral dari Ulisses Garcia, membangkitkan harapan I Neroverdi. Akan tetapi, Lecce tidak menyerah. Di menit ke-90+6, dalam situasi yang tegang di akhir pertandingan, Nikola Štulić menerima bola dari Omri Gandelman dan menyelesaikan dengan tenang, memberikan kemenangan 3-2 final yang dramatis bagi I Salentini. Pertandingan penuh ketegangan ini memicu sejumlah kartu kuning—lima untuk Lecce dan satu untuk Sassuolo—mencerminkan intensitas tinggi dan kontrol emosi yang tipis.

Walid Cheddira menonjol sebagai pemain terbaik dengan rating 9.2 berkat dua gol dalam 80 menit bermain, ketajaman clinicalnya menjadi ancaman berkelanjutan bagi pertahanan Sassuolo yang lemah di sisi belakang. Laurienté juga mencapai rating serupa dengan satu gol dan empat tembakan di 88 menit, sementara Pinamonti memberikan kontribusi penting saat muncul dari bangku cadangan dengan gol di menit ke-82. Meski dominasi bola dan peluang ciptaan, Sassuolo hanya sempat menyabet 13 tembakan dengan lima tepat sasaran, sedangkan Lecce lebih efisien dengan 9 tembakan dan 5 tepat sasaran.

Kekalahan ini merupakan dampak nyata dari absennya Jay Idzes. Seperti dilaporkan Detik Sport dan Inews, ketiadaan bek penting tersebut membuat pertahanan I Neroverdi timpang dan rentan terhadap serangan cepat tamu. Fabio Grosso telah mengumumkan kondisi cedera Idzes sebelum pertandingan, dan hasilnya terbukti menentukan jalannya laga. Posisi Sassuolo dalam klasemen menjadi semakin terjepit, sementara Lecce berhasil mengamankan poin vital dalam perjuangan bertahan di kasta tertinggi menjelang putaran final musim.

Foto: goal.com
Foto: goal.com