Cremonese berhasil menggebrak kandang Udinese dengan skor 1-0 dalam pertandingan pekan ke-37 Serie A 2025, di Stadion Bluenergy, Minggu (18/5/2026). Gol tunggal Jamie Vardy di menit ke-9 menjadi pembeda dalam laga yang penuh kontestasi ini. Meski meraih tiga poin berharga, I Grigiorossi masih terperangkap di zona merah klasemen dan harus berjuang keras di pertandingan terakhir musim ini.
Udinese datang bermain defensif sejak menit-menit awal, namun pertahanan tuan rumah justru tergoyah lebih dulu. Di menit ke-9, Vardy mengeksekusi peluang emas dengan sempurna, menjebol gawang Udinese tanpa assist. Pukulan awal ini membuat Cremonese merebut inisiatif permainan, sementara skuad asuhan Kosta Runjaic kesulitan membangun serangan yang efektif di lini depan.

Udinese memang mendominasi penguasaan bola dengan 63 persen possession, namun dominasi statistik itu tidak terjemahkan menjadi peluang konkret. Dengan hanya dua tembakan tepat sasaran dari sembilan upaya, tuan rumah tampak tidak cukup kreatif dalam menciptakan celah pertahanan Cremonese. Sebaliknya, tamu berhasil memanfaatkan ruang yang tersisa dengan lebih efisien, melakukan empat tembakan tepat sasaran dari tujuh percobaan keseluruhan.
Babak kedua menjadi semakin tegang seiring intensitas taklukkan naik. Pada menit ke-51, Federico Bonazzoli terima kartu kuning karena melakukan tripping, diikuti Tommaso Barbieri di menit ke-55 untuk holding. Ketegangan tersebut berlanjut dengan Hassane Kamara dari Udinese mendapat kartu kuning di menit ke-66. Perubahan pemain pun dilakukan kedua belah pihak—Udinese mengganti empat pemain sejak menit ke-46 hingga menit ke-79, sementara Cremonese melakukan tiga substitusi untuk menjaga stabilitas pertahanan mereka.
Oumar Solet tampil sebagai kekuatan pertahanan Udinese dengan rating 7.5, meski akhirnya tak mampu mengalahkan kepelatihan Cremonese. Di sisi lawan, Vardy yang mencetak satu-satunya gol memperoleh rating 7.3, menunjukkan kontribusi efektif sang penyerang. Thomas Kristensen juga patut dipuji dengan performa solid di pertahanan rumahan dengan rating 7.2.

Hasil ini meninggalkan Cremonese dalam posisi kritis di klasemen. Menurut laporan Bola.com dan Jawapos, I Grigiorossi dengan Emil Audero yang diperkuat tetap berada di zona merah, dan masih memiliki satu pertandingan lagi untuk memastikan keselamatan diri di Serie A. Setiap poin sangat berharga dalam sisa perjalanan musim ini, dan kemenangan atas Udinese memberi harapan tipis bagi rombongan Cremonese untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Pertandingan terakhir menjadi satu-satunya kesempatan emas Cremonese menghindari playoff degradasi. Dengan komitmen penuh dan performa yang terus ditingkatkan, Emil Audero dan skuadnya masih punya peluang untuk menulis skenario keselamatan diri. Namun, perjalanan menuju garis finis Liga Italia 2025/26 tetap penuh tantangan bagi sang tamu yang kini telah mengemas beberapa poin penting menjelang pekan terakhir musim reguler.