Valencia akan menjamu Atletico Madrid di Estadio de Mestalla dalam laga pekan 34 La Liga yang penuh makna. Bagi Los Che, ini adalah kesempatan untuk terus bangkit setelah kampanye musim ini penuh tantangan — dengan 39 poin dari 33 laga, mereka masih berjuang di zona tengah klasemen. Sementara Los Rojiblancos datang dengan aura berbeda: posisi ketiga dengan 60 poin membuat mereka fokus mengamankan posisi empat besar, meski perhatian mereka terbagi dengan semifinal Liga Champions melawan Arsenal yang sedang berlangsung.

Menurut laporan mediaindonesia.com, Valencia sedang dalam fase positif dengan kemenangan terbaru 2-1 atas Girona pekan lalu, di mana Umar Sadiq dan Lendy Ramazani mencetak gol. Namun, bentuk kandang Los Che tetap menjadi kekhawatiran dengan rekor WLWWL dalam lima pertandingan terakhir — pola yang jauh dari konsisten. Atletico Madrid, di sisi lain, baru saja bermain imbang 1-1 melawan Arsenal di Madrid tiga hari lalu, mereka juga mengalami performa tandang yang fluktuatif dengan catatan LLWLL. Namun, kualitas skuad dan pengalaman tak terbantahkan membuat Los Rojiblancos tetap diunggulkan.

Foto: sports.yahoo.com
Foto: sports.yahoo.com

Pencetak gol terdepan Valencia musim ini adalah Ramazani, Sadiq, dan Gómez Rodríguez dengan masing-masing dua gol dalam lima pertandingan terakhir — kontribusi moderat mengingat mereka butuh gol untuk terus naik. Atletico Madrid justru punya ancaman yang lebih tajam dengan Nicolás González dan Alexander Sørloth, keduanya telah mencetak dua gol belakangan ini. Sørloth khususnya menunjukkan performa mengerikan saat Atletico mengalahkan Athletic Club 3-2 pekan lalu, mencetak dua gol termasuk yang penentu di menit 90.

Pertemuan terakhir kedua tim pada 13 Desember 2025 berakhir dengan kemenangan Atletico 2-1, melanjutkan dominasi mereka dalam rivalitas ini. Head-to-head menunjukkan Atletico Madrid telah menang delapan kali dalam 10 pertemuan terakhir — Valencia hanya meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir kontra Los Rojiblancos. Selisih gol yang dramatis mencerminkan perbedaan kualitas: Atletico telah mencetak 23 gol sementara Valencia hanya 10 dalam periode tersebut.

Faktor eksternal juga berperan signifikan. Seperti dilaporkan berbagai outlet termasuk radarjogja.jawapos.com, Atletico Madrid kemungkinan akan melakukan rotasi mengingat komitmen Liga Champions mereka yang intens. Diego Simeone diharapkan menjaga pemain kunci untuk laga semifinal leg kedua, strategi yang bisa membuka peluang Valencia jika mereka mampu mengeksploitasi gap di lini pertahanan. Namun, kehilangan momentum adalah risiko bagi Los Che — mereka perlu tiga poin untuk terus menempel zona aman dan tidak terpuruk lebih jauh.

Foto: baonghean.vn
Foto: baonghean.vn

Analisis data menunjukkan peluang cukup tinggi untuk pertandingan terbuka dengan over 2.5 gol diprediksi 54 persen dan kedua tim mencetak gol 58 persen. Meski demikian, selisih 23 poin di klasemen dan goal differential Atletico yang positif (+19) versus Valencia negatif (-11) memberikan indikasi jelas siapa yang diunggulkan. Prediksi skor cenderung mengarah ke kemenangan Atletico Madrid 1-2, dengan kepercayaan model 58 persen — Valencia meraih peluang 32 persen menang kandang, sementara hasil imbang hanya 28 persen.

Pertandingan ini adalah ujian ketahanan Valencia — bisa mereka manfaatkan rotasi Simeone ataukah Atletico tetap menunjukkan kualitas meski dengan skuad cadangan? Bagaimanapun, Los Rojiblancos masuk sebagai favorit yang wajar, dan kemenangan di Mestalla akan sangat berharga sebelum mereka kembali fokus ke panggung Eropa. Valencia sendiri harus bersiap untuk pertandingan pertahanan yang ketat, mengingat serangan Atletico berbahaya di zona finishing.