Waalwijk — RKC Waalwijk berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya play-off promosi Eredivisie setelah mengalahkan Roda JC Kerkrade melalui adu penalti yang dramatis di Stadion Mandemakers, Jumat (1/5/2026) malam. Meski pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu, tim asal Brabant itu menunjukkan mental juara dalam pelaksanaan penalti untuk menundukkan tamu dengan skor agregat 4-3.
Laga ini menjadi babak pertama dari two-leg playoff round yang sangat penting bagi kedua tim untuk mempertahankan atau meraih status di Eredivisie. Roda JC datang ke markas Waalwijk dengan strategi pertahanan yang rapat, sementara RKC Waalwijk berusaha menguasai permainan sejak awal. Penguasaan bola menunjukkan Roda JC lebih agresif dengan 56 persen, namun Waalwijk berhasil menciptakan peluang-peluang berbahaya dari serangan cepat.

Jalannya Pertandingan
Babak pertama berjalan ketat dengan masing-masing tim berhati-hati dalam mengatur pertahanan. Anthony van den Hurk dari Roda JC terkena kartu kuning di menit 30 karena roughing, pertanda pertandingan mulai memanas. Roda JC kemudian berhasil mengambil keuntungan di menit 52 ketika Anthony van den Hurk menyambut umpan dari Joey Muller dan menjebol gawang RKC Waalwijk. Gol tersebut memberikan Roda keunggulan tipis menjelang babak kedua.
RKC Waalwijk tampak tidak putus asa dan terus menekan pertahanan Roda melalui substitusi taktis. Manajer Waalwijk memasukkan Jean-Paul Boëtius di menit 61 untuk menambah daya serang di lini depan. Tekanan semakin meningkat memasuki fase akhir, dan ketekunan Waalwijk akhirnya buah manis di menit ke-90. Jesper Uneken menerima umpan sempurna dari Michiel Kramer dan menyamakan kedudukan 1-1, mendorong pertandingan masuk ke perpanjangan waktu.
Dalam babak perpanjangan, keduanya terus berjuang namun tidak ada gol tambahan tercipta. Pertandingan berlanjut hingga harus diputuskan melalui adu penalti. Di tahap ini, RKC Waalwijk menunjukkan ketenangan yang luar biasa. Daniel Van Kaam, Roshon van Eijma, dan Liam Van Gelderen berhasil mengonversi penalti mereka dengan sempurna, sementara Roda JC mengalami nasib sebaliknya dengan Mitchell Paulissen, Tomas Kalinauskas, dan Lucas Beerten gagal mengeksekusi dari titik putih. Waalwijk akhirnya menang 4-3 dalam adu penalti dan memastikan diri berlanjut ke tahap berikutnya.
Statistik pertandingan menunjukkan Roda JC yang lebih dominan dalam penguasaan bola dan peluang ciptaan. Tim tamu mencatat 27 total tendangan dengan 10 di antaranya tepat sasaran, jauh melampaui RKC Waalwijk yang hanya 6 tendangan dengan 3 tepat sasaran. Meskipun Roda menguasai bola 56 persen, mereka gagal mengonversi dominasi itu menjadi keunggulan yang aman, memungkinkan Waalwijk untuk tetap dalam pertandingan.
Pemain terbaik malam itu adalah Justin Treichel dari Roda JC dengan rating 8.2, yang tampil solid di depan pertahanan dan membantu tim tamu bertahan melalui 120 menit penuh. Liam Van Gelderen dari Waalwijk juga patut diapresiasi dengan rating 8.0, sementara Jesper Uneken, yang mencetak gol krusial di menit ke-90, mendapat rating 7.9 setelah mengeluarkan 6 tendangan dengan 5 mengarah ke gawang. Uneken menjadi tokoh kunci dalam drama penyelamatan Waalwijk dari keterpurukan.
Menurut laporan Goal.com, kemenangan ini membuat impian Roda JC untuk bermain di Eredivisie pupus setelah adu penalti yang dramatis. Sebaliknya, RKC Waalwijk, sebagaimana dilaporkan koranmanado.co.id, berhasil melaju ke babak kedua play-off dengan kepercayaan diri yang meningkat. Kartu kuning untuk Jesper Uneken di menit 74 menunjukkan intensitas pertandingan yang tinggi, dengan Waalwijk mengandalkan taktik lebih agresif di akhir laga untuk meraih hasil positif.
Hasil dramatis ini menjadi momentum berharga bagi RKC Waalwijk menjelang pertemuan kedua. Walaupun Roda JC harus menerima kenyataan pahit, tim dari Kerkrade tetap memiliki kesempatan untuk bangkit di leg berikutnya, meski harus dengan target yang lebih ambisius mengingat sudah kehilangan keuntungan di leg pertama ini. Pertandingan playoff adalah tentang konsistensi dua pertandingan, dan Waalwijk telah membuktikan mereka tim yang tangguh ketika didesak di saat-saat akhir.